Bertaruh Nasib

Hujan deras turun melanda bumiku halilintar bersautan membuatku rapuh, tak sekali-kali aku dibuat terkejut oleh hantaman dasyatnya itu, aku menatap langit yang mulai menggelap, tersimpan banyak harapan dan do'a di dalam hati yang aku panjatkan. Segala rasa yang ada ku tuangkan pada sang pencipta, mengharapakan kekuatan akan datang untukku. Menyesal? Atau gelisa? Semua menjadi pertanyaan besar. Entah apa yang membuat itu tampak menjadi abu tak berwarna dan tak seirama. Akan tetapi aku seperti pesulap handal yang membuat semua mata memandang baik-baik saja tanpa terlihat cacat, bernari dan bernyanyi bak badut yang menghantarkan cerita indah dan tawa disetiap raut wajah. Mentari kapan kamu bersinar? Bertanya dalam hati sambil tersenyum-senyum sendiri. 

Komentar

Postingan Populer