Untuk mu, Sahabat ku
Awal cerita aku dulu bisa mengenal mu karena di satu sejadah (itu sepengingatan ku)dan disana mulai terajut canda, tawa, dan air mata. Mengenal mu bukanlah sesuatu yang aku inginkan saat itu tapi Tuhan tahu aku butuh seseorang yang kuat seperti mu. Hari berganti tahun dan tiba dimana aku sangat terjatuh waktu itu, tak ada satu pun orang yang peduli kecuali diri mu. Hingga waktu itu kamu terbawa kedalam masalahku, rasa sakit yang begitu mendalam aku terima sampai rasa kecewa dengan orang yang ku anggap mulia. Tapi kini semua cerita mulai berbeda anak tangga yang kau lalui kini membawamu menjadi mulia dan kini aku pun mulai terbiasa akan semua luka yang pernah ada, karena aku yakin persahabatan kita lillah pasti satu persatu anak tangga itu bisa kita lalui bersama walau bukan di satu peredaran yang sama dan mimpi-mimpi kita akan menjadi nyata. Salam sayang sahabat surga🤗💞
Sa'aba, 5 Maret 2020
Komentar
Posting Komentar